BI Aceh Kirim 2 Peserta dari SMK-PP Saree ke Boyolali
Yayasan Anugrah Nusa Bangsa Indonesia (ANSA) bekerja sama
dengan Bank Indonesia Perwakilan Aceh mengadakan kegiatan pertanian total
organik. Ini dilakukan setiap tahun dalam rangka menekan angka inflasi. Kepala
SMK-PP Saree Muhammad Amin SP, MP mengatakan disamping menekan inflasi,
pertanian total organik jadi mengurangi penggunaan pupuk kimia, pestisida
dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan. Menurutnya, program
tersebut dengan modal sekecil-kecilnya diharapkan keuntungan dan pertanian
berkelanjutan, maka setelah kita bekerjasama SMK-PP Saree dengan BI, nah untuk
tahun ini pusat penganugrahan pertanian organik dalam bentuk jambore yang
menjadi tuan Rumah adalah Kabupaten Boyolali, “Alhamdulillah untuk SMK-PP Saree kita menghadirkan dua orang
Sumber Daya Manusia yang pertama ada, Ir. Muhammad Nasir, MP selaku Pengelola
Mini Lab dan Demplot Pertanian Organik di SMK-PP.” ungkap M. Amin pada media
ini, Rabu 2 November 2022.
Kemudian yang satu lagi Ria Jayanti, ST, yang
merupakan tenaga laboratorium MA 11, jadi Ria Jayanti, ST di biayai oleh Bank
Indonesia, dan Ir. Muhammad Nasir MP di biayai oleh Dinas Pertanian dan
Perkebunan Provinsi Aceh. Tentu mereka hadir di sana untuk berjumpa dengan para
pelaku pertanian organik binaan dari Bank Indonesia dengan Yayasan ANSA juga
ada para pakar pertanian organik, lanjutnya. Selain kegiatan tersebut juga
ajang bertukar informasi dari masing-masing daerah terutama terkait dengan
perkembangan pertanian organik di masing-masing provinsi serta menambah
pengetahuan juga salah satunya ada produk yang dihasilkan pertanian organik di
pamerkan dalam ajang tersebut. Apalagi mereka juga mendapatkan pengetahuan dan
kompetensi baru serta punya jejaring kerja di seluruh indonesia, tentunya ini
kita persiapkan dan sosialisasi pertanian organik secara gencar dengan
pemanfaatan limbah yang ada di lingkungan kita, jelasnya.
Muhammad Amin juga
menambahkan, bahwa 2 peserta dari Aceh juga belajar tentang penggunaan Internet
of Things (IoT) adalah konsep perangkat yang mampu mentransfer data tanpa perlu
terhubung dengan manusia, tetapi menggunakan internet sebagai medianya,
terutama bidang pertanian organik yang saat ini telah menggunakan teknologi
untuk mengetahui bahwa sebelum kita melakukan budidaya tanaman di daerah ini
berapa kadar organiknya serta mengamatinya dan ada teknologinya, nah dalam
Gelaran kegiatan ANSA yang diperkenalkan kepada masyarakat terutama pelaku
pertanian organik yang berkumpul dari seluruh Indonesia di Boyolali Tentunya
salah satu dari mereka akan digunakan oleh Bank Indonesia Provinsi Aceh untuk
mensosialisasikan pertanian organik secara masif dan lebih gencar lagi Aceh
dengan menjadi narasumber atau kelompok tani yang kesekolah kita untuk belajar,
saat ini Bank Indonesia terus kerjasama dengan SMK PP Saree dengan memanfaatkan
SDM yang telah dilatih ini Bank Indonesia dalam rangka untuk penurunan inflasi,
saat ini sudah bergerak cukup bagus di Aceh, apalagi saat ini sudah banyak
cluster pengembangan tanaman pangan seperti cabai, bawang, padi dan peternakan,
dengan harapan bisa terus berkolaborasi dengan SMK PP Saree untuk melatih
petani-petani milenials terutama mengembangkan pertanian organik, apalagi di
sekolah kita memiliki mini Lab MA 11 yang dibangun oleh Bank Indonesia dan
sudah berproduksi sesuai dengan standar dari BI, pungkasnya. Untuk selanjutnya
jika memungkinkan di pesantren juga nanti ada santri yang mempunyai jiwa
pertanian serta di dukung lahan pesantren yang luas, dapat bekerja sama dengan
sekolah SMK PP untuk melatih santri menjadi santri milenialyang terus
mengembangkan pertanian organik, tutupnya.